Sulit Melatih Habit-Habit Positif untuk Meningkatkan Kualitas Hidupmu? Latih dengan Cara Ini!

Awal saya menjalankan aktivitas make money online, terus terang adalah dengan menjadi blogger. Awal dulu di tahun 2007, saya kesengsem dengan profesi sebagai blogger, karena dia bisa berkarya hanya dengan tulisan, menginspirasi pembaca, dan membangun asset digitalnya (yang jika dikerjakan secara konsisten maka akan jadi sumber penghasilannya).

Kemudian seiring waktu berjalan saya enjoy sekali mempelajari suatu proses bisnis dan human development dengan terus mempelajadi ilmu tentang blogging. Dan saat dihubungkan dengan aktivitas blogging dengan dua hal tadi, saya menemukan benang merah dan manfaat yang bisa Anda dapatkan dari aktivitas blogging.

Ijinkan saya menjelaskan lebih detil lagi.

Ternyata, segala sikap, habit, dan mindset positif seorang manusia unggul baik itu sebagai pebisnis maupun pekerja profesional kantoran, bisa dilatih dengan aktivitas blogging.

Berikut ini saya jabarkan manfaat blogging untuk melatik otot positif kita.

  1. Melatih konsistensi

Konsisten adalah faktor utama orang menjadi mahir dalam suatu bidang dan kemudian menjadi sukses di bidang tersebut. Konsisten juga yang membedakan orang menyerah di tengah jalan kemudian gagal dengan orang yang terus berjalan menuju apa yang sudah disetnya sebagai goal sampai tujuan itu benar-benar dicapai.

Dengan aktivitas blogging, kita akan dilatih dan ‘disiksa’ agar otot konsisten kita semakin kuat dan terus semakin kuat.

Seorang blogger dituntut untuk terus menyajikan konten-konten berkualitas. Terus menerus sampai waktu tidak terbatas! Sekali dia berhenti memproduksi konten untuk blognya, detik itu juga countdown kematian blog itu dimulai.

Hal ini juga berlaku dalam bisnis, apa yang sudah kita set dan rencanakan di awal, harus kita jalankan dan selesaikan sampai tujuan itu tercapai. Tidak bisa kita berhenti di tengah jalan yang artinya detik itu juga cowndown kebangkrutan bisnis akan dimulai.

Berlaku juga bagi profesional, konsistensi dalam segala hal, misal: seorang yang ingin terus belajar – harus konsisten, seorang yang ingin tepat waktu – harus konsisten, disiplin – harus konsisten, dan sikap positif lain juga harus dijalankan dengen konsisten. Sekali kita meleng, detik itu juga cowndown menurunnya karir kita akan dimulai

  1. Melatih otot inovasi

Yang membedakan blogger sukses dengan yang tidak adalah kemampuannya untuk mengisi blognya dengan konten-konten yang tidak kita bayangkan sebelumnya. Lihat saja salah satu blogger asal Australia yang jadi rujukan dan figure contoh para fulltime blogger di dunia yaitu Darren Rowse pemilik ProBlogger. Dapan Anda saksikan di sana, isi blognya tidak melulu tulisan, bisa podcast, video, hasil wawancara, dll.

Blogger papan atas dituntun untuk melakukan inovasi terus menerus setiap saat. Jika tidak, lama-lama pembaca akan bosan dan mulai enggan berkunjung ke blog kita.

Jika kita sudah terbiasa melatih otot inovasi kita saat melakukan aktivitas blogging, tentu kemampua otot itu akan berimplikasi pada bisnis dan karir kita.

Otot inovasi itu tidak bisa dibeli, dia hanya bisa dilatih terus menerus.

Efeknya adalah, kita jadi terbiasa berpikir inovatif terhadap kelanjutan bisnis kita. Bagi para profesional orang kantoran, tentu catatan kinerja kita akan semakin cemerlang dan disayang bos jika dalam diri kita sudah terinstall otot inovasi yang kita “latih diam-diam” dengan aktivitas ngeblog kita sehari-hari.

  1. Melatih otot “costumer service”

Mudahnya, kita dilatih untuk berhubungan baik dengan orang lain. Terus terang saya masih belajar akan hal ini. Kalau saya sudah merasa dekat dengan orang lain, saya gatel aja untuk ingin membully teman saya itu, semata-mata menurut pemahaman saya hal itu dapat semakin menambah intim pertemanan kami. Tapi ternyata manusia itu berbeda-beda perlakuannya.

Dengan aktivitas blogging, kita akan menemukan beragam pembaca yang terefleksi dalam pendapat mereka di kolom komentar. Bedanya dengan komentar di social media, komentar-komentar di blog lebih cenderung serius dan dipikirkan dengan baik oleh pemberi komentar daripada chit chat di kolom komentar di socmed.

Dengan demikian, ‘otot costumer service’ kita akan dilatih menanggapi beragam tipe pembaca blog kita. Ada yang selow, ada yang selalu berpikiran positif, ada yang gampang tersinggung, ada yang mudah baper, dll. Kita akan semakin terbiasa berhadapan dengan beragam tipe manusia dan terlatih untuk bagaimana cara menanggapinya dengan baik.

Jika otot ini semakin kuat, tentu akan memudahkan kita membangun hubungan dengan klien bisnis kita, konsumen bisnis kita, atau relasi kantor dan atasan kita.

  1. Melatih otot kreativitas

Blog harus terus jalan, tidak bisa berhenti di tengah jalan. Bisa jadi sebulan-dua bulan kita masih banyak ide tulisan yang bisa kita jadikan konten untuk blog kita, tapi lama kelamaan, ide itu akan semakin menipis dan bahkan habis. Di sinilah kematian seorang blogger dimulai.

Cara satu-satunya adalah melatih otot kreativitas. Justru saat kehabisan ide itulah otot kreativitas kita dilatih untuk menemukan hal-hal kecil yang bisa dijadikan konten tulisan.

Di jaman sekarang: wawasan, ilmu, dan pengetahuan apapun bisa didapat dengan mudah di internet, PR kita sebagai blogger adalah menemukan suatu poin penting yang bisa dijadikan ide tulisan untuk blog kita dan disajikan dengan perpektif yang cocok untuk pembaca setia blog kita.

Jika sudah terlatih menemukan ide-ide baru, hal ini tentu akan mengimbas pada diri kita secara pribadi saat menjalankan bisnis maupun saat menjadi profesional kantoran.

Yang pebisnis: kita tidak kehabisan ide untuk memberikan produk atau layanan baru. Atau ide di bidang service yang bisa menambah nyaman para konsumen bisnis kita.

Bagi para profesional: kita tidak pernah kehabisan ide untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tugas kita dengan cara yang baru dan menambahkan sentuhan personal yang positif dari hasil pekerjaan kita. Tentu si bos akan semakin senang karena pekerjaan yang kita selesaikan selalu mengandung ide-ide baru yang khas “gue banget”. Dan ini juga yang akan jadi pembeda dari teman-teman kita yang lain.

  1. Melatih otot manajemen

Jangan salah, sebuah blog yang baik harus dipikirkan dengan matang segala macam aspeknya, mulai dari desain tampilan, penempatan hal-hal yang perlu kita tonjolkan, biaya yang dikeluarkan untuk menjadikan blog kita lebih powerfull yang kemudian dibandingkan dengan rencana income yang ingin kita hasilkan dari blog kita. Selain itu, manajemen waktu kapan kita mencari ide, menuliskan, dan merespon setiap pembaca yang meninggalkan komentar juga perlu kita kelola dengan baik.

Cepat atau lambat, blog yang bagus akan bisa mendatangkan income. Cepat atau lambat, seorang blogger handal akan memikirkan bagaimana menciptakan income dari blognya.

Tentu semua ini perlu di manaj dengan baik. Tidak bisa asal-asalan.

Dengan aktivitas blogging, kita akan punya “mainan kecil” tanpa risiko yang dapat melatih kita dan bisa kita jadikan lahan praktik ilmu-ilmu manajeman sumber daya yang kita miliki.

Jika sudah terlatih, pasti akan berefek pada cara kita menjalankan bisnis, atau cara kita mengelola sumberdaya yang sudah kita miliki untuk meningkatkan karir profesional kita.

Jadi kapan mulai ngeblog? Kapan mau mulai melatih otot-otot penting di atas hanya dengan duduk di depan laptop?

  1. Melatih otot skill menulis

Masih ada yang memperdebatkan bahwa skill menulis adalah salah satu softskill penting, apalagi di era sekarang ini?

Saya kira semua setuju bahwa siapa yang memiliki skill menulis ciamik akan unggul dalam mengarungi persaingan baik di dunia offline, maupun online.

Telusuri di buku latihan menulis manapun, tips menulis dari siapapun, atau cari artikel teknik menulis yang palingpowerfullpun akan bermuara pada satu petuah jika ingin memiliki kemampuan menulis yang baik, yakni: MENULIS, MENULIS, dan TERUS MENULIS!

Saya tahu karena saya pernah melakukan pencarian bagaimana supaya jadi penulis yang baik. Kemanapun dan kepada siapapun saya cari tipsnya, akan berujung pada MENULIS, MENULIS, dan MENULIS.
Menulis itu keahlian yang harus dilatih terus, semakin sering menulis, semakin bagus tulisan kita dan semakin enak dibaca.

Apa cara latihan menulis yang paling baik yang bisa dilakukan? Ya dengan nge-blog.

Yang pebisnis akan semakin mahir membuat copywriting. Yang profesional akan memiliki nilai tambah karena dapat memproduksi tulisan yang berbobot dan dinikmati orang lain.
Jadi, Ayo mulai ciptakan konten berkualitas, demi melatih otot-otot positif kita sendiri, dan demi meramaikan bahan bacaan positif di internet.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Ebook

25 Jurus Paten Main Instagram!

Terapkan langkah-langkah praktis ini untuk memaksimalkan Instagram Marketingmu. Terdiri dari 25 Langkah Paten yang dilakukan Brand-Brand besar untuk mengibarkan promosi mereka di Instagram. jangan sampai Kompetitormu melakukan, kamunya malah bengong!

Podcast

Video

Manifesto

PinterIM.com adalah blog yang menyajikan informasi, tips dan trik menjadi SOLOPRENEUR!

Temukan Potensi dan Minatmu, saya bantu menunjukkan jalan bagaimana Anda bisa mendapatkan kebebasan sekaligus menyebarkan nilai positif dari aktifitas Anda!

Mau dapat Income? Apalagi yang tidak akan Anda dapatkan jika Anda sudah bahagia dan aktif menyebarkan nilai positif? Income akan mengikuti sendiri.

TERMS OF USE

PRIVACY POLICY