Rumus Paten Bermain Affiliate Marketing untuk Pemula

Sedikit saya bercerita, saya secara aktif memulai perjalanan menjadi seorang affiliate marketing untuk produk-produk digital terhitung sejak Oktober 2016, produk pertama yang saya pasarkan adalah Levidio Storybord dan sejak awal itu saya langsung masuk jajaran Top Ten Leaderboard dan menempati posisi kelima.

Awalnya saya iseng-iseng saja menggunakan ‘senjata’ yang sudah saya miliki dan ternyata mendapatkan hasil yang membuat saya ketagihan menjalankan bisnis ini.

Penjelasan tentang Affiliate Marketing

Secara singkat, affiliate marketing adalah pekerjaan yang membantu seorang pemilik produk menemukan calon pembelinya melalui perantara kita. Sederhananya adalah seorang affiliate marketer adalah seorang makelar online. Affiliate marketer bertugas mengirimkan calon pembeli melalui link affiliate khusus yang dimilikinya dan setiap ada pembelian melalui link tersebut maka seorang affiliate marketer akan mendapatkan bagian komisi.

Mengapa pekerjaan ini mengasyikkan? Saya berpandangan bahwa seorang affiliate marketer sedang membantu dua belah pihak menyelesaikan masalahnya: Pemilik produk ingin mendapatkan pembeli yang bayar namum tanpa perlu mengeluarkan biaya yang tidak pasti hasilnya, sebab pemasar (affiliate marketer) hanya akan dibayar jika memang terbukti dapat mendatangkan pembeli. Beda sekali kan jika pemilik produk harus memperkerjakan orang dan menggaji secara tetap, padahal hasilnya belum tentu sepadan.

Yang kedua, affiliate marketer membantu orang-orang yang secara spesifik sedang memerlukan produk yang dimiliki oleh pembuat produk. Bisa dibayangkan mereka kesulitan menemukan produk yang pas dengan kebutuhan mereka jika sebelumnya tidak dikomunikasikan dan direview isinya oleh para affiliate marketer.

Alasan membantu orang ini akan jadi power besar yang menjadikan kita tekun dan serius menjalankan bisnis Affiliate Marketing.

Sedangkan benefit buat para affiliate marketer sendiri apa? Benefitnya adalah kita tidak perlu repot-repot membuat produk yang diminati pasar dan tidak perlu memikirkan aftersales service atas produk tersebut. Selain itu, ada banyak sekali produk baik di Indonesia maupun di luar negeri yang siap dipasarkan kapanpun dan siap ditemukan dengan calon pembeli yang sudah siap dan butuh tentang produk tersebut namun mereka belum tahu dimana tempat mendapatkannya.

Jadi “kerjaan” kita tidak akan ada habisnya. Pekerjaan banyak kan identik dengan income yang banyak. Hehe…

Selain itu, pekerjaan sebagai affiliate marketer lebih santai karena semua sudah terotomatisasi oleh system affiliate yang biasa digunakan para pemilik produk. Mulai dari system order, pembayaran, pencatatan komisi, dll semua sudah dikerjakan oleh system. Pekerjaan kita hanya cukup mendatangkan calon pembeli ke ‘lapak’ produk yang sedang dipasarkan. Jika terjadi pembelian, kita tiba-tiba mendapatkan pemberitahuan komisi masuk ke akun rekening kita.

Rumus Paten yang Terbukti Saya Gunakan

Sebenarnya bermain affiliate marketing (atau bisa diterapkan di bisnis apapun) rumus kunci yang saya sarikan dan sudah terbukti saya terapkan adalah 4 hal ini:

  1. Memiliki Autority yang Kuat
  2. Memiliki list calon pembeli yang banyak
  3. Berpromosi secara terus menerus
  4. Memberikan penawaran yang tak dapat ditolah (istilah dari guru saya Tung Desem Waringin adalah Sensasional Offer

Mari kita bahas secara singkat penjelasan satu persatu.

  1. Memiliki Authority yang kuat

Authority bisa diartikan bahwa kita dipercaya dan ada orang yang mau mengikuti saat kita sedang ngomong tentang suatu hal. Seorang montir akan memiliki authority yang kuat saat dia menjelaskan tentang kerusakan sebuah mobil dan solusi yang harus dilakukan daripada seorang koki masakan padang. Begitupun sebaliknya, seorang koki akan lebih dipercaya saat memberikan saran-saran mengenai racikan bumbu yang pas daripada seorang montir mobil.

Authority ini seringkali berkaitan dengan kemampuan, skill, personal branding yang dibangun sehingga orang lebih mengenal kita sebagai pakar di bidang apa. Semakin spesifik kepakaran kita, semakin percaya orang. Ingat kondisi dimana orang lebih percaya dokter spesialis daripada dokter umum, kan?

Semakin general orang mengenal kita, maka power kita akan semakin lemah berkaitan dengan authority. Master of everything is master of none.

Jadi pilih bidang yang ingin kita tekuni dan mulai bangun authority. Sebab saat authority mulai terbangun, kita akan lebih mudah mengkomunikasikan kepada audience kita saat melakukan promosi atau memberitakan hal-hal mengenai kepakaran kita.

Step-step simple yang bisa langsung dikerjakan dan yang juga sudah saya kerjakan akan dibahas tersendiri dalam lanjutan tulisan berseri ini.

Jadilah yang Pertama Mendapatkan Artikel Terbaru, Informasi dan Promo Ekslusif

  1. Memiliki List Calon Pembeli yang Banyak

Selah kita memiliki “sesuatu” yang mau kita jual dan tawarkan, tentu kita harus punya data kemana “informasi ini” harus disampaikan. List calon pembeli ini bukan semua orang kita anggap sebagai calon pembeli (meski tentunya semua orang berpeluang membeli produk kita). List calon pembeli yang berkualitas adalah orang-orang yang memang memiliki minat akan “kepakaran” kita atau minat dengan sesuatu yang akan kita tawarkan.

Tentu akan sulit menawarkan oli mesin kepada seorang perenang yang lebih butuh suplemen kesehatan. Pun demikian, tentukan calon pembeli yang memang minat dengan produk atau keahlian (authority) yang sudah kita bangun di step pertama di atas.

Tentunya semakin banyak semakin bagus. Anggap saja kita sudah memiliki 5000 orang list calon pelanggan yang sudah tertarget dan sesuai minatnya dengan produk kita, 1% saja yang minat dengan margin 100.000 per penjualan makan kita sudah mendapatkan income 5juta! Itulah kekuatan dari list yang besar.

Malah ada pepatah “your money in the your list”. Siapa yang tidak memiliki list calon pelanggan tentu akan semakin kesulitan mendapatkan calon pembeli secara terus menerus. Maka sebenarnya langkah pertama yang harus dilakukan sebelum berjualan adalah membangun list calon pelanggan terlebih dahulu sebelum mulai berpromosi.

Step-step praktis akan saya jelaskan di tulisan selanjutnya sesuai dengan studi kasus yang sudah saya jalankan dan bisa diikuti oleh siapapun juga. Saat itu juga!

  1. Berpromosi secara terus menerus

Ini rumus klasik dan sangat umum, namun kita yang belum terlatih mentap “pebisnis” dan “pedagang”nya sering kali malu dan tidak menjalankan rumus klasik ini.

Sedikit saya kasih gambaran. Jika produk besar sepert Indomie yang sudah terbukti disukai oleh semua orang dan merajai bisnis mie instan di Indonesia saja masih menjalankan promosi terus menerus bahksan secara massif baik melalui surat kabar nasional, baligo besar di pinggir jalan, dan menyewa artis-artis papan atas, mengapa kita yang punya bisnis dan produk belum dikenal malah malu dan tidak mau promosi terus terusan?

Tentunya cara berpromosi yang disarankan adalah dengan cara elegan dan cantik, bukan dengan cara spamming membabi buta yang bukannya menarik perhatian malah akan menjadikan orang antipati dengan kita.

Step-step praktis yang saya jalankan berkaitan dengan strategi promosi efektif yang bisa mendatangkan closing dengan terukur akan saya jelaskan di pembahasan selanjutnya. Sabar ya biar tulisan pembuka ini tidak telalu panjang dan masih enak diikuti.

  1. Yang terakhir, memberikan penawaran yang sulit ditolak!

Ini adalah jurus pamungkas yang bisa mengkonversi calon pembeli yang datang dan akhirnya memang benar-benar menjadi pembeli.

Ada banyak formula yang bisa digunakan untuk membuat penawaran yang sulit ditolak, seperti memberikan diskon, memberikan bonus yang banyak, memberikan tambahan nilai diluar produk utama, atau memberikan sesuatu yang sifatnya personal dan emosional kepada calon pembeli.

Inti penawaran yang sulit ditolak adalah “Saat orang sudah tahu penawaran dari kita, dia akan merasa GOBLOK jika tidak ikut ambil bagian saat itu juga.” Sebab dilihat dari sisi manapun, kita sebagai penjual sudah berhasil memberikan jawaban atas keberatan-keberatan umum yang biasa diajukan oleh calon pembeli.

Keberatan umum yang biasanya dimiliki calon pembeli dan tidak jadi membeli produk kita adalah:

  • Apa harganya tidak kemahalan?
  • Apa benar bermanfaat?
  • Apa saya tidak rugi membeli ini?
  • Apa nanti saya tidak ditipu?
  • Apa sebaiknya baru bulan depan saja saya belinya, tidak sekarang dulu?

Saat penawaran yang kita ajukan dapat menjawab sekaligus keberatan-keberatan calon pembeli, maka dia seperti tidak ada pilihan lagi selain menerima tawaran kita, sebab jika menolak kok kayak GOBLOK sekali menolak tawaran yang sangat bagus tersebut.

(Maaf… istilah GOBLOK saya gunakan karena memang di seminar dan dibukunya, Tung Desem Waringin memang menggunakan istilah tersebut agar semakin mudah menangkapnya. 😉

Nah bagaimana cara memberikan penawaran sensasional yang sulit ditolak itu? Nanti akan saya bahas di serial tulisan Affiliate Marketing for Outcast selanjutnya.

Jika Anda pemain lama, ringkasan jurus singkat ini langsung bisa Anda praktikkan, sebab sebanarnya sudah banyak step-by-step untuk melakukan 4 jurus paten di atas.

Namun jika sabar, Anda akan saya kasih bocoran bagaimana saya melakukannya yang kemudian menyebabkan saya nangkring beberapa kali di Leaderboard kontes Affiliate Marketing lokal. Semua atas kemurahan dan izin dari Alloh…

Semoga tulisan pembuka ini bermanfaat dan doakan saya bisa melanjutkan serial tulisan ini.

Jangan lupa dishare jika bermanfaat dan tulis komentar jika ada pandangan atau pertanyaan.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Ebook

25 Jurus Paten Main Instagram!

Terapkan langkah-langkah praktis ini untuk memaksimalkan Instagram Marketingmu. Terdiri dari 25 Langkah Paten yang dilakukan Brand-Brand besar untuk mengibarkan promosi mereka di Instagram. jangan sampai Kompetitormu melakukan, kamunya malah bengong!

Podcast

Video

Manifesto

PinterIM.com adalah blog yang menyajikan informasi, tips dan trik menjadi SOLOPRENEUR!

Temukan Potensi dan Minatmu, saya bantu menunjukkan jalan bagaimana Anda bisa mendapatkan kebebasan sekaligus menyebarkan nilai positif dari aktifitas Anda!

Mau dapat Income? Apalagi yang tidak akan Anda dapatkan jika Anda sudah bahagia dan aktif menyebarkan nilai positif? Income akan mengikuti sendiri.

TERMS OF USE

PRIVACY POLICY